Modus penipuan yang menawarkan investasi pada toko online atau platform e-commerce dengan janji profit harian dari penjualan fiktif kian marak. Investor diminta menyetor sejumlah dana untuk “membeli” produk yang nantinya akan dijual kembali dengan keuntungan. Namun, kenyataannya, ini adalah skema penipuan yang dirancang untuk menguras dana korban, tanpa ada transaksi jual beli riil yang terjadi.
Para pelaku memanfaatkan tren e-commerce dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan pasif. Mereka membangun platform atau situs web yang terlihat meyakinkan, meniru tampilan marketplace populer. Di sana, mereka memajang produk-produk fiktif atau yang tidak pernah ada, seolah-olah terjadi aktivitas penjualan yang ramai.
Janji profit harian yang tinggi dan konsisten menjadi daya pikat utama modus ini. Pelaku akan menunjukkan laporan transaksi palsu dan screenshot keuntungan yang dimanipulasi untuk meyakinkan calon investor. Mereka mengklaim bahwa dengan menyetorkan dana, investor akan secara otomatis “membeli” produk yang kemudian akan dijual kembali dengan keuntungan yang dijamin.
Mekanismenya adalah, investor diminta untuk menyetor dana sebagai modal awal. Dana ini kemudian akan digunakan dalam simulasi “pembelian” dan “penjualan” produk di platform palsu tersebut. Sistem akan menampilkan janji profit yang terus bertambah, sehingga korban tergiur untuk menambah investasi mereka.
Kenyataannya, tidak ada produk fisik yang diperdagangkan, dan tidak ada penjualan riil yang terjadi. Dana yang disetorkan oleh investor baru digunakan untuk membayar janji profit kepada investor lama, mengikuti pola skema Ponzi. Investor lama mungkin akan menerima pembayaran di awal, yang semakin memperkuat ilusi legitimasi.
Ketika aliran dana dari investor baru mulai melambat atau berhenti, skema ini akan kolaps. Para pelaku akan menghilang, menutup platform palsu, dan membawa kabur seluruh dana yang telah terkumpul. Korban akan menyadari bahwa janji profit harian itu hanyalah bualan belaka, dan uang mereka telah lenyap.
Masyarakat harus sangat berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan profit terlalu tinggi dan konsisten dalam waktu singkat, terutama di platform yang tidak dikenal atau tidak terdaftar secara resmi. Selalu verifikasi legalitas platform dan hindari platform yang hanya berfokus pada perekrutan investor baru.
Singkatnya, modus penipuan investasi toko online dengan janji profit fiktif adalah jebakan berbahaya. Jangan mudah tergiur dengan keuntungan harian yang tidak masuk akal. Selalu lakukan riset mendalam dan pastikan investasi Anda pada platform yang legal dan terpercaya untuk menghindari kerugian finansial yang signifikan.