Kronologi Pria di Bantul Ringkus Polisi Usai Aniaya 2 Pemuda di Imogiri

Aparat kepolisian dari jajaran Polres Bantul kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga kondusifitas wilayah dengan berhasil mengungkap kasus Penganiayaan di Imogiri yang sempat meresahkan warga sekitar. Kejadian yang berlangsung pada Senin malam, 9 Februari 2026, di Jalan Imogiri-Siluk, tepatnya di sebelah selatan SMPN 2 Imogiri, melibatkan seorang pria berinisial DAS (21) yang kini telah diamankan oleh petugas. Berkat koordinasi yang sigap antara warga dan pihak kepolisian, pelaku berhasil diringkus tak lama setelah melakukan aksi kekerasan terhadap dua orang pemuda yang ternyata merupakan rekan lama pelaku. Sinergi positif ini membuktikan bahwa kesiapsiagaan aparat dalam menangani konflik sosial di tengah masyarakat tetap menjadi prioritas utama demi menjamin rasa aman bagi seluruh warga Bantul.

Kronologi kejadian bermula dari adanya perselisihan melalui pesan singkat antara pelaku DAS dan salah satu korban berinisial B (21), warga Sriharjo. Keduanya, yang diketahui merupakan teman semasa duduk di bangku SMP, terlibat aksi saling tantang untuk berduel melalui komunikasi WhatsApp. Puncak dari ketegangan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, di mana pelaku yang sudah menyiapkan senjata tajam jenis bendo mengadang korban di lokasi kejadian. Saat perkelahian pecah, pelaku mengayunkan senjata tajamnya hingga menyebabkan korban B mengalami luka robek cukup serius pada bagian jari tangan akibat mencoba menangkis serangan. Selain B, rekan korban lainnya berinisial E (20) juga menjadi sasaran amukan pelaku hingga menderita luka memar pada bagian paha dan punggung.

Melihat adanya aksi kekerasan yang membahayakan nyawa, saksi mata di sekitar lokasi yang sedang berada di warung makan spontan berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk melerai. Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Imogiri yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan situasi. Pelaku DAS yang sempat berusaha melarikan diri akhirnya berhasil diringkus oleh polisi tanpa perlawanan berarti. Dari tangan tersangka, petugas menyita satu bilah bendo yang digunakan dalam peristiwa Penganiayaan di Imogiri tersebut sebagai barang bukti utama. Kepolisian memastikan bahwa kejadian ini bukanlah aksi kejahatan jalanan acak atau klitih, melainkan duel yang dipicu oleh sentimen pribadi antara teman lama.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org