Aparat kepolisian dari Polsek Umbulharjo kembali meningkatkan kewaspadaan dan melakukan penjagaan di sekitar lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Yogyakarta. Langkah polisi berjaga ini merupakan respons atas berita sebelumnya terkait insiden pemasangan petasan di dalam botol yang terjadi di area sekolah tersebut. Kehadiran polisi berjaga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat membahayakan siswa dan lingkungan sekolah.
Menurut Kompol Endar Sakti, Kapolsek Umbulharjo, pihaknya tidak ingin mengambil risiko dan memutuskan untuk kembali menempatkan personel polisi berjaga di sekitar SMKN 3 Yogyakarta mulai Sabtu pagi, 10 Mei 2025. “Setelah adanya laporan dan berita mengenai penemuan petasan di dalam botol beberapa hari lalu, kami meningkatkan patroli dan menempatkan anggota untuk berjaga di sekitar sekolah. Ini sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Kompol Endar saat ditemui di sekitar lokasi sekolah.
Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait langkah-langkah pengamanan dan pembinaan kepada para siswa. Kepala Sekolah SMKN 3 Yogyakarta, Bapak Agus Susanto, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat dan tindakan polisi berjaga yang dilakukan oleh pihak kepolisian. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari pihak kepolisian. Kami juga akan terus melakukan pembinaan kepada siswa agar lebih bertanggung jawab dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan,” ujar Bapak Agus.
Insiden pemasangan petasan di dalam botol yang sempat menghebohkan berita lokal beberapa hari lalu menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berarti, kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh tindakan sembrono tersebut. Kehadiran polisi berjaga diharapkan dapat memberikan efek jera dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif dan aman bagi kegiatan belajar mengajar. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para siswa, untuk tidak bermain-main dengan bahan peledak dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Situasi di sekitar SMKN 3 Yogyakarta saat ini terpantau aman dan kondusif dengan kehadiran aparat kepolisian yang berjaga.